Urutan Kekuatan Asam Senyawa Oksihalida Adalah

Urutan Kekuatan Asam Senyawa Oksihalida Adalah

Soal-Soal
November 29, 2009

Posted by halogengroup in Uncategorized.

6 comments

Mungkin kurang asik yah kalo hanya kami yang menjelaskan tanpa ada respon dari pembaca semua…
Jadi kami berinisiatif untuk memberikan soal yang cukup mudah untuk diselesaikan oleh para pembaca semua.
Diharapkan dengan adanya soal ini blog ini menjadi lebih ramai dikunjungi dan mendapatkan respon yang baik dari pembaca semua, kami tidak akan panjang lebar lagi… Silahkan mencoba, Adept luck!!!<

i. Unsur flourin dapat diperoleh dari elektrolisis leburan KHF2 sesuai persamaan reaksi :
HF(aq) + ½ F¬2(yard) e-HF2-(aq)
Jika dihasislkan 2,24 L gas fluorin dalam waktu 965 detik pada keadaan STP, arus yang digunakan dalam proses tersebut adalah……
Jawab :
HF(aq) + ½HF2-(aq) F¬2(g) east-
Five = 2,24 L
Mol = V : 22,4
= ii,24 : 22,4
Mol = 0,1 mol
Due west = massa
W = mol X massa molekul relative
W( F2 ) = mol X Mr F2
Due west = 0,1 X 34 = three,4 garam
eastward = Mr : Val = 34 : two = 17
W = e.i.t : 96500
three,iv = 17.i.965 : 96500
i = 200 X 3,4 : 34
= twenty Ampere
2. Kereaktifan unsur element of group vii menyebabkan unsur tersebut dapat bereaksi dengan unsur-unsur lain. Salah satunya dapat bereaksi dengan H¬¬ii membentuk senyawa halida. Senyawa tersebut terdiri dari HF,HCl,HBr,How-do-you-do.
a. urutkan kekuatan asam halida tersebut dari asam terkuat.
b. Manakah yang merupakan asam terkuat dan asam terlemah.
c. Mengapa asam halida tersebut paling kuat.
Jawab :
a. HI>HBr>HCl>HF
b. Hullo = Asam terkuat
HF = Asam terlemah
c. Hi adalah asam paling kuat karena ikatannya paling lemah, sehingga mudah
Untuk terurai menjadi H+ dan I-. sehingga H+ yang dihasilkan banyak dan menyebabkan sifat asam pada Hello.
3. Manakah reaksi yang dapat berlansung dan tidak?. Jika berlansung tulislah reaksinya dan setarakan!
a. Br2( l ) + NaCl( aq )
b. Cl2( l ) + KI( aq ) 
c. CaCl2( l ) + F2
Jawab :
a. Br2( fifty ) + NaCl( aq ) –/–
2KCl( aqb. Cl2( l ) + KI( aq ) ) + I2( g )
CaF2( aq ) + Cl2( g )c. CaCl2( l ) + F2
4. Suatu unsur element of group vii dapat bereaksi dengan non-logam seperti halnya pada senyawa tetraflorohidrazin, N2F4 yang berupa cairan tidak berwarna yang digunakan sebagai bahan bakar dan tuliskan struktur lewisnya !
Jawab :
7N = 1s ii 2s2 sp3 gol VA electron valensi = 5
9F = 1s2 2s2 2p5 gol VIIA electron valensi = 7
Jumlah N2F4
Jumlah Due north X Val N = 2 X five =x
Jumlah F X Val F = 4 X 7 = 28
____+
38
F – N – Due north – F
│ │
F F
5. Berapa bilangan oksidasi Cl pada setiap senyawa berikut: HCl, NaOCl, Cl2, ClF3 ?
Jawab :
HCl = +one-1 = 0 biloks Cl = -one
NaOCl = +1-2+1 = 0 biloks Cl = +one
Cl2 biloks Cl = 0
ClF3 = +3-3 = 0 biloks Cl= +3
vi. Sebutkan 5 jenis reaksi pada halogen dan berikan contohnya!
Jawab :
a. Reaksi dengan H2O
HClO( aq ) + HBr( aqContoh : Cl2( g ) + H2O( l ) )
b. Reaksi dengan H2
2HBr( aq )Contoh : Br2( g ) + H2( g )
c. Reaksi dengan logam
2FeCl3Contoh : 2Fe + 3Cl2
d. Reaksi dengan non-logam
2ClFContoh : P4 + 6Cl2
east. Reaksi halogen dengan halogen
2ClFContoh : Cl2( g ) + F2( g )
seven. Sebutkan beberapa manfaat yang mengandung element of group vii ?
Jawab :
a. freon( CCl2F2 ) digunakan sebagai pendingin Ac dan lemari Es
b. Ddt( diclorodifeniltricloroenata ) senyawa yang dipakai sebagai insektisida
c. Metialbromida( CH¬3Br ) senyawa yang dipakai dalam pemadam kebakaran
d. Natriumiodida( NaI ) dicampurkan dalam garam dapur sebagai sumber iodin
e. kaliumklorat( KCl )

oh iya hampir kelupaan…. yang ingin menjawab langsung simpan di comment yah… terimakasih… 😀

Kegunaan Halogen
Nov 29, 2009

Posted by halogengroup in Uncategorized.

add a annotate

Fluorin
1. Asam flourida digunakan untuk mengukir ( mengetsa ) gelas.
H2SiF6 + CaF2 + 3H2OReaksi : CaSiO3 + 8HF
two. Natrium heksafluoroksilikat ( Na2SiF6 ) digunakan untuk bahan campuran pasta gigi.
3. Natrium fluorida ( NaF ) untuk mengawetkan kayu.
4. Belerang hexafluorida ( SF6 ) sebagai insulator.
v. Kriolit ( Na3AlF6 ) sebagai bahan pelarut dalam pengolahan bahan alumunium.
6. Freon-12 ( CF2Cl2 ) sebagai zat pendingin pada kulkas dan AC.
seven. Teflon digunakan sebagai pada peralatan mesin.
Klorin
i. Asam klorida ( HCl ) digunakan pada industri logam. Untuk mengekstrasi logam tersebut.
ii. Natrium klorida ( NaCl ) digunakan sebagai garam dapur.
3. Kalium klorida ( KCl ) sebagai pupuk tanaman.
4. Amoniumklorida ( NH4Cl ) sebagai bahan pengisi batu baterai.
five. Natrium hipoklorit ( NaClO ) digunakan sebagai pengelontang ( breaching amanuensis ) untuk kain dan kertas.
Cl- + zat tak berwarnaClO + zat pewarna
half dozen. CaOCl2/( Ca2+ )( Cl- )( ClO- ) sebagai serbuk pengelontang atau kapur klor.
7. Kalsium hipoklorit ([Ca( OCl2 )two ] sebagai zat disenfekton pada air ledeng.
viii. Kalium klorat ( KCl ) bahan pembuat mercon dan korek api.
9. Seng klorida ( ZnCl2 ) sebagai bahan pematri ( solder ).
Bromin
1. Natrium bromide( NaBr )sebagai obat penenang saraf
2. Perak bromide( AgBr )disuspensikan dalam gelatin untuk film fotografi
3. Metil bromide( CH3Br )zat pemadam kebakaran
4. Etilen dibromida( C2H4Br2 )ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb menjadi PbBr2.
Iodin
1. Sebagai obat antiseptic
2. mengidentifikasi amilum
3. Kalium Iodat( KIO3 )ditambahkan pada garam dapur
4. Iodoform( CHI3 )merupakan zat organic
5. Perak Iodida( AgI )digunakan dalam movie fotografi.

Pembuatan Halogen
November 29, 2009

Posted past halogengroup in Uncategorized.

3 comments

1. pembuatan skala laboratorium
Di laboratorium, zat-zat kimia dibuat dalam jumlah seperlunya untuk digunakan eksperimen/praktikum dengan cara yang cepat dan alat yang sederhana.
Klorin, bromin, dan iodine dapat dihasilkan dari oksidasi terhadap senyawa halida dengan oksidator MnO2 atau KMnO2 dalam lingkungan asam. Senyawa halide dicampurkan dengan MnO2 atau KMnO2 ditambahkan H2SO4 pekat, kemudian dipanaskan.
Reaksi yang berlangsung secara umum :
X2 + Mn2+ + 2H2O2X- + MnO2 + 4H+
5X2 +10X- + 2MnO4- + 16H+ 2Mn2+ + 8H2O
Senyawa klorin juga dapat dibuat dalam skala labooratorium dengan cara :
o Proses Weldon
Dengan memanaskan campuran MnO2, H2SO4, dan NaCl
Na2SO4 + MnSO4 + H2o + Cl2Reaksi : MnO2 + 2H2SO4 + 2 NaCl
o Mereaksikan CaOCl2 dan H2SO4
CaSO4 + H2o + Cl2CaOCl2 + H2SO4
o Mereaksikan KMnO4 dan HCl
2KCl + MnCl2 + 8H2O + 5Cl2KMnO4 + HCl
Sifat oksidator bromin yang tidak terlalu kuat. Dalam proses industri, bromine dibuat dengan cara mengalirkan gas klorin ke dalam larutan bromide.
Reaksi : Cl2 + Br2 +2Cl-2Br-
Dalam skala laboratorium, bromin dibuat dengan cara :
o Mencampurkan CaOCl2, H2SO4, dengan bromida.
CaSO4 + Water +CaOCl2 + H2SO4 Cl2
Br2 + 2Cl-Cl2 + 2Br-
o Mencampurkan KMnO4 dan HBr pekat.
o Mencampurkan bromide, H2SO4, dan MnO¬2.
Unsur iodine dapat dibuat dengan cara.
o Dengan mereaksikan NaIO3 dan natrium bisilfit.
2NaIO3 + 5N4H2SO3 3NaHSO4 + 2Na2SO4 + H2O + I2
o Dalam skala laboratorium pembuatan iodin analog dengan pembuatan bromin, hanya saja bromida diganti dengan iodida.
 Senyawa HF dan HCl dapat dibuat juga di laboratorium dengan mereaksikan garam halide ( NaF dan CaCl2 ) dengan asam sulfat pekat dan dipanaskan sesuai dengan persamaan reaksiberikut :
Na2SO4 + 2HF2NaF + H2SO4
CaCl2 + H2SO4 CaSO4 +2HCl
Senyawa HI dan HBr tidak dapat dibuat seperti itu karena Br- atau I- akan dioksidasi oleh H2SO4.
Na2SO3 + Br2 + H2O2NaBr + H2SO$
MgI2 + MgSO3 + I¬2 + WaterH2SO4
HBr dan How-do-you-do biasanya dibuat dengan pereaksi H3PO4.
Na3PO4 + 3HBr3NaBr +H3PO4
Mg3(PO4)2 + 6HI3MgI2 + 2H3PO4
ii. Pembuatan dalam industri
Flourin
Flourin diperoleh melalui proses elektrolisis garam kalium hydrogen flourida ( KHF2 ) dilarutkan dalam HF cair, ditambahkan LiF iii% untuk menurunkan suhu sampai 100oC. Elektrolisis dilaksanakan dalam wajah baj dengan katode baja dan anode karbon. Campuran tersebut tidak boleh mengandung air karena F2yang terbentukakan menoksidasinya.
Grand+ +KHF2 HF2-
H+ + 2F-HF2
H2Katode : 2H+ + 2e-
F2 +Anode : 2F- 2e-
Untuk mencegah kontak ( reaksi ) antara logam Na dan gas Cl2 yang terbentuk digunakan diafragma berupa monel ( sejenis campuran logam ).
 Pembuatan klorin
Proses downs yaitu elektrolisis leburan NaCl ( NaCl cair ). Sebelum dicairkan, NaCl dicampurkan dahulu dengan sedikit NaF agar titik lebur turun dari 800oC menjadi 600oC.
NaKatode : Na+ 2e-
Anode : 2Cl- Cl2 + 2e-
Untuk mencegah kontak ( reaksi ) antara logam Na dan Cl2 yang tebentuk, digunakan diafragma lapisdan besi tipis.
Proses gibbs, yaitu elektrolisis larutan NaCl.
Katode : 2H2O + 2e- 2OH- + H2
Cl2 + 2e-Anode : 2Cl-
Proses deacon
Reaksi :4HCl + O2 2H2O
Berlangsung pada suhu ± 430oC dan tekanan 200 atm. Hasil reaksinya teercampur ± 44% N2.
pembuatan bromin
Air laut mengandung ion bromida ( Br- ) denagn kadar viii x 10-4.dalam 1 liter air laut dapat diperoleh 3kilogram bromin ( Br2 ).
Campuran udara dan gas Cl2 dialirkan melalui air laut. Cl2 akan mengoksidasi Br- menjadi Br. Udara mendesak Br2 untuk keluar dari larutan.
2Cl- + Br2Cl2 + 2Br-
Br2 dalam air dapat mengalami hidrolisis sesusai reaksi.
Br2 + Water 2 H+ + Br- + BrO-
Untuk mencegah hidrolissi, kesetimbangan akan digeser ke kiri dengan penambahan H+
Pembuatan Iodin
3NaHSO4 + 2Na2SO4 + Water + I22NaIO3 + 5NaHSO3
Atau :
2IO3- + 5SO42- + 3H+ + H2O +I25HSO3-
Endapan I2 yang terbentuk disaring dan dimurnikan dengan cara sublimasi.

Baca :   Tuliskan Perbedaan Hasil Mewarnai Menggunakan Crayon Pensil Warna Dan Spidol

Catatan Tambahan!
November 29, 2009

Posted by halogengroup in Uncategorized.

add a comment

o Energi ikatan (Ten-X) : Cl2>Br2>F2>I2
F-F Cl2>Br2>I2
Fluorin tidak hanya larut tapi bereaksi juga menghasilkan asam florida (HF).
o Afinitas elekton : Cl2>F2>Br2>I2
F2Cl2>Br2>I2>At2
o Jari-jari atom : F2<Cl2<Br2<I2Cl2>Br2>I2
o Kereaktifan : F2>Cl2>Br2>I2>At2

Daya pengoksidasi
Element of group vii merupakan oksidator kuat. Daya oksidasi halogen menurun dari atas ke bawah, yaitu dari fluorin ke iodin. Sebaliknya, daya reduksi ion halida (X-) bertambah dari atas ke bawah. Data potensial reduksi:
F2 + 2e- → 2F- Eo= +2,87 Volt
Cl2 + 2e- → 2Cl- Eo= +1,36 Volt
Br2 + 2e- → 2Br- Eo= +1,06 Volt
I2 + 2e- → 2I- Eo= +0,54 Volt
Potensial reduksi F2 paling besar sehingga akn mudah mengalami reduksi dan disebut oksidator terkuat. Sedangkan terlemah adalah I2 karena memiliki potensial reduksi terkecil.

Reaksi pendesakkan
Berlangsungnya suatu reaksi tidak hanya ditentukan oleh potensial sel. Tetapi, berlangsung tidaknya suatu reaksi dapat dilihat dari reaksi pendesakkan halogen. Element of group vii yang terletak lebih atas dalam golongan VII A dalam keadaan diatomik mampu mendesak ion halogen dari garamnya yang terletak dibawahnya.
Contoh:
F2 + 2KCl → 2KF + Cl2
F- Cl- Br- I-
F2 – + + +
Cl2 – – + +
Br2 – – – +
I2 – – – –
2Br- + Cl2 → Br2 + Cl‑
Br2 + 2I- → 2Br- + I2
Br2 + Cl- → (tidak bereaksi)
I2 + Br- → (tidak bereaksi)

(+) bereaksi
(-) tidak bereaksi

Reaksi-reaksi element of group vii
a. Reaksi dengan logam
Halogen bereaksi dengan sebagian besar logam mengasilkan halide logam dengan bilangan oksidasi tertinggi. Contoh :
2Al + 3Br2 2AlBr3
b. Reaksi dengan hidrogen
Semua halogen bereaksi dengan hydrogen membentuk hydrogen halide (HX).
H2+X2 2HX X=halogen
Flourin dan klorin bereaksi dengan hebat disertai ledakan , tetapi bromine dan iodine bereaksi lambat.
c. Reaksi nonlogam dan metalloid
Reaksi element of group vii dengan fosforus, arsen, dan antimon menghasilkan trihalida jika halogennya terbatas,atau penta halide jika halogennya berlebihan . Nitrogen tidak bereaksi langsung dengan halogen. Contoh: Si+2F2 → SiF4
d. Reaksi dengan hidrokarbon
Halogen umumnya bereaksi dengan hidrokarbon dengan menggantikan cantlet hydrogen. Flourin bereaksi sangat hebat tetapi iodine tidak bereaksi. Contoh:
CH4+Cl2 CH3Cl + HCl
eastward. Reaksi dengan air
Flourin bereaksi hebat dengan air membentuk HF dan membebaskan O2. Halogen yang lainnya mengalami reaki disproporsionasi dalam air. Contoh:
F2 + H2O ↔2HF + ½O2
f. Reaksi dengan basa
Klorin, Bromin, dan Iodin mengalami reaksi disproporsionasi dalam basa.
Jika larutan NaOH dipanaskan, maka yang terbentuk adalah NaCl dan NaclO3.
3Cl2 + 6NaOH 5 NaCl + NaClO3 + 3H2O
g. Reaksi antar element of group vii
Antarhalogen dapat bereaksi membentuk senyawa antar halogen. Reaksinya dapat dinyatakan:
X2 + nY2 2XYn

Sifat asam
a. Asam halida (HX)
Asam halida terdiri dari asam fluorida (HF), asam klorida (HCl), asam bromida (HBr), dan asam iodida (Hullo). Kekuatan asam halida bergantung pada kekuatan ikatan antara HX atau kemudahan senyawa halida untuk memutuskan ikatan antara HX. Urutan kekuatan asam : HF < HCl < HBr HI > HBr > HCl
Senyawa HF, walaupun memiliki Mr terkecil tetapi memiliki ikatan antar molekul yang sangat kuat yaitu “ikatan hidrogen” sehingga titik didihnya paling tinggi.
c. Asam Oksihalida
Asam oksihalida adalah asam yang mengandung oksigen. Halogennya memiliki bilangan oksidasi ( +1,+iii, dan +seven ) untuk Cl, Br, I karena oksigen lebih elektronegatifan. Pembentukannya :
Biloks Asam oksilklorida Asam oksilbromida Asam oksiliodida
+1 HClO HBrO HIO
+iii HClO2 HBrO2 HIO2
+5 HClO3 HBrO3 HIO3
+seven HClO4 HBrO4 HIO4
X2O + Water → 2HXO
X2O3 + H2O → 2HXO2
X2O5 + Water → 2HXO3
X2O7 + H2o → 2HXO4

Makin banyak Onya maka makin kuat asamnya, begitu pula oksidanya.
d. Kekuatan asam
Semakin banyak atom oksigen pada asam oksilhalida maka sifat asam akan semakin kuat. Hal tersebut akibat atom O disekitar Cl yang menyebabkan O pada O-H sangat polar sehingga ion H+ mudah lepas. Urutan kekuatan asam oksilhalida:
HClO > HBrO > HIO
Asam terkuat dalam asam oksilhalida adalah senyawa HClO4 (asam perklorat).

E. PEMBUATAN HALOGEN
Element of group vii dapat dibuat melalui reaksi antara mangan (Four) oksida atau kalium permanganat dengan asam klorida, asam bromida atau asam iodida.
Reaksinya :
MnO2 + AHX Mn X2 + X2 + 2H2O.
2KMnO4 + 16 HX 2 Mn X2 + 2 KX + 5X2 + 8H2O

 Fluor (F)
Beberapa mineral penting untuk F yaitu :
CaF2 → fhuspat
CaF2 3Ca3 (PO4)two garam rangkapnya adalah Ca5 (PO4)3 (F) → Fluoroapatik
Fluor biasanya dibuat dari K2MnF6, bisa juga dengan elektrolisis dan yang lebih praktis adalah dengan menggunakan K2MnF6 yang reaksinya sebagai berikut :
K2MnF6 + 2SbF6 → 2KSbF6 + MnF3 + F2
Cara membuat K2MnF6 adalah dengan menggunakan KMnO4 reaksinya adalah sebagai berikut :
KMnO4 + 2KF + 10HF + 3H2O2 → 2K2MnF6
eight H2O + 3 O2
Cara membuat SbF5 adalah dengan SbCl5 + 5 HF → SbF5 + 5HCl

 Khlor (Cl)
Cara memproduksi Cl :
1. Elektrolisa : Membuat Cl2 lebih banyak menggunakan elektrolisa NaCl.
Elektrolisa 2NaCl + 2H2O → 2NaOH + H2 + Cl2
two. Cara Dekon yaitu : mereaksikan HCl dengan oksigen
2HCl + O2 → Cl2 + H2o
3. Cara Weldon
Cara ini merupakan cara/proses yang di terapkan dalam laboratorium.
Mn + HCl ₂ Cl + MnCl2 + H2O2
4. Dengan mereaksikan KMnO4 dengan HCl
2KMnO4 +16HCl → 5Cl + 2MnCl2 + 2 KCl + 8H2O

 Brom (Br)
Br2 dibuat dengan HBr + H2SO4 → Br2 + SO2 + H2O. Brom terdapat sebagai bromida, dalam jumlah yang jauh lebih kecil bersama klorida. Brom juga dapat di peroleh dari air laut melalui reaksi.: 2Br- + Cl2 → 2Cl- + Br2
Brom adalah cairan kental, mudah bergerak, berwarna merah tua pada suhu kamar. Ia melarut dalam air & dapat bercampur dengan pelarut non polar seperti Cs2 dan CCl4.

 Yod (I)
Iod terdapat sebagai ioda dalam air laut, dan sebagai iodat dalam garam chili (guano). Iod adalah padatan hitam dengan sedikit kilap logam. Ia menyublim tanpa meleleh pada tekanan atmosfer. I2 dapat dibuat dengan mereaksikan iodat (HIO3) dengan HI.
HIO3 + H2SO4 → Hl + SO2 + H2O
I2 susah larut dalam air, sehingga untuk menggunakan I2 maka di larutkan dalam KI.
KI (aq) + I2 (south) → I3- (aq) + K (aq)
KI inilah yang menyebabkan I2 larut. Ion I3- ini dikenal dengan ion polihalogenida.

Fluoride Berbahaya???
November 23, 2009

Posted by halogengroup in Uncategorized.

vii comments

Menggosok gigi merupakan suatu kebiasaan yang tidak akan pernah hilang dari dulu sampai sekarang karena hal tersebut adalah kebiasaan yang mutlak. Kebiasaan ini diajarkan sejak kecil agar gigi tetap sehat. Produk pasata gigi yang banyak mengandung fluoride dipercaya bisa membuat gigi tumbuh dengan baik dan sehat. Namun, bagaimana sebenarnya dampak dari fluoride itu sendiri? Apakah berbahaya atau tidak?

Baca :   Cara Mencuci Helm Yang Busanya Tidak Bisa Dilepas

Ternyata setelah diteliti oleh beberapa ahli, fluoride memiliki tingkat kebahayaan yang cukup tinggi bahkan bisa menyebabkan seseorang menderita kanker jika diketahui mengonsumsi fluoride terlalu banyak. Pada anak-anak pun dampaknya sangat banyak, salah satunya menyebabkan gigi keropos atau fluorisis.

Fluoride yang banyak digunakan adalah jenis Sodium Monofluoro Fosfat atau Sodium Fluoride, dengan kadar 250-800 ppm. Fluor merupakan salah satu bahan pasta gigi yang berfungsi memberikan efek detergen disamping bahan abrasi sebagai pembersih mekanik permukaan gigi dan pemberi rasa segar pada mulut. Sementara bahan lainnya Sodium Bikarbonat dan Baking Soda sebagai alkalin untuk mengurangi keasaman plak dan mencegah pembusukan, sedangkan pemutih, pemberi rasa dan sebagainya merupakan bahan tambahan.

Di beberapa negara Eropa penggunaan fluoride ini mulai dikurangi karena dampaknya sangatlah buruk. Namun sayangnya di Republic of indonesia tingkat penggunaannya masih sangatlah tinggi. Bahkan pasta gigi untuk anak-anak pun masih dalam taraf yang cukup besar yaitu 800-1500 ppm. Padahal seharusnya penggunaan fluoride dalam pasta gigi berkisar di bawah 500 ppm apalagi pada anak-anak. Akan tetapi lebih anehnya lagi, pasta gigi untuk anak-anak justru memiliki fluoride yang lebih banyak karena adanya penambahan rasa buah-buahan. Dan lebih parahnya lagi, terkadang anak-anak suka menelan pasta gigi mereka sehingga dampaknya paling bahaya pada anak-anak walaupun belum kelihatan.

Beberapa efek dari fluoride :

• Gigi Fluorisis (keropos)

• Kerusakan gigi (pada stadium lanjut gigi bergaris-garis seperti lubang)

• Dapat menyebabkan turunnya IQ pada anak-anak

• Penuaan dini

• Tulang yang rapuh

• Osteoporosis (keropos tulang)

• Kanker

Jadi sebenarnya fluoride itu sangat berbahaya dan tidak memberikan efek menyehatkan pada gigi dan tulang manusia. Namun fluoride masih bisa digunakan dalam pasta gigi dalam ambang batas yang telah ditentukan yaitu di bawah 500 ppm dan hindari pemberian pasta gigi pada anak-anak di bawah umur lima tahun. Awasi setiap penggunaan pasta gigi anak-anak. Jangan sampai tertelan dan jauhi barang-barang yang mengandung fluoride di atas 500 ppm.

Semoga kita bisa lebih cerdas dalam memilih pasta gigi sehingga kita masih berada dalam batas aman. Namun jika Allah berkehendak lain, who knows? Yang penting kita sudah berusaha. Iya kan teman-teman?

Astatin
November x, 2009

Posted past halogengroup in Uncategorized.

6 comments

.



ASTATIN

Nomor atom (Z) 85
Konfigurasi elektron [Xe]4f¹⁴5d¹⁰6s²6p⁵
Massa cantlet 210
Wujud zat padat
Titik beku (C) 302
Titik didih (C) 337
Keelektronegatifan (skala Pauling) ii,two
Jari-jari cantlet (pm) 155
  • Sejarah

Disintesis pada tahun 1940 oleh D.R. Corson, K.R. MacKenzie, dan E. Segre di Universitas Kalifornia dengan menembak bismut dengan partikel alfa. Isotop dengan masa paruh waktu  terpanjang, terdapat di alam dengan  isotop uranium dan torium, dan jejak 217At setara dengan 233U dan 239Np, dihasilkan dari integrasi torium dan uranium dengan menghasilkan neutron alamiah. Jumlah astatin di kerak bumi hanyalah kurang dari 1 ons.

  • Produksi

Astatin dapat diroduksi dengan menembak bismut dengan partikel alfa berenergi untuk mendapatkan 209-211At yang tahan lama, untuk selanjutnya disuling dengan memanaskan di udara.

  • Sifat-sifat

Spektrometer massa telah digunakan untuk memastikan bahwa  unsur radioaktif element of group vii ini berperilaku  kimia sama  halnya dengan  halogen  lainnya, khususnya iod. Astatin dikatakan lebih menyerupai logam daripada iod, dan seperti halnya iod, astatin dapat terakumulasi di kelenjar tiroid. Para peneliti di Brookhaven National Laboratory telah menggunakan metode pembelokan jalur molekul reaktif yang terpancar untuk mengidentifikasi dan mengukur reaksi kimia dengan melibatkan astatin. Astatin merupakan unsur radioaktif pertama yang dibuat sebagai hasil pemboman Bismut dengan partikel alfa. Semua isotopnya bersifat radioaktif dan berumur pendek, sehingga sifat-sifatnya belum banyak diketahui

Iodium
November ten, 2009

Posted by halogengroup in Uncategorized.

3 comments



IODIUM

Nomor atom (Z) 53
Konfigurasi elektron [Kr]4d¹⁰5s²5p⁵
Massa atom 127
Wujud zat padat
Warna Ungu
Titik beku (C) 114
Titik didih (C) 184
Kerapatan (g/cmiii) iv,93
Kelarutan dalam air (g/ml) iii
Energi pengionan pertama (kJ/mol) 1008
Afinitas elektron (kJ/mol) -295
Keelektronegatifan (skala Pauling) 2,5
Potensial reduksi standar (volt)Ten2
+ 2e

2X
0,54
Jari-jari atom (pm) 133
Jari-jari kovalen (Å) one,33
Jari-jari ion (X) (Å) 2,06
Energi ikatan X-Ten (kJ/mol) 151
  • Sejarah

Ditemukan oleh Courtois ada tahun 1811. Iod tergolong  unsur halogen, terdapat dalam bentuk iodida dari air laut yang terasimilasi dengan rumput laut, sendawa Chili, tanah kaya nitrat (dikenal sebagai kalis, yakni  batuan sedimen kalsium karbonat  yang keras), air garam dari air laut yang disimpan, dan di dalam air payau dari sumur minyak dan garam. Iod atau Yodium yang sangat murni dapat diperoleh dengan mereaksikan kalium iodida dengan tembaga sulfat. Ada pula metode lainnya yang sudah dikembangkan.

  • Sifat-sifat

Iod adalah padatan berkilauan berwarna hitam kebiru-biruan, menguap pada suhu kamar menjadi gas ungu biru dengan bau menyengat. Iod membentuk senyawa dengan banyak unsur, tapi tidak sereaktif  halogen lainnya, yang kemudian menggeser iodida. Iod menunjukkan sifat-sifat menyerupai logam. Iod mudah larut dalam kloroform, karbon tetraklorida, atau karbon disulfida yang kemudian membentuk larutan berwarna ungu yang indah. Iod hanya sedikit larut dalam air.

Iod memiliki 30 isotop yang sudah dikenali. Tapi hanya satu isotop yang stabil, 127I yang terdapat di alam. Isotop buatan 131I, memiliki masa paruh waktu 8 hari, dan digunakan dalam proses penyembuhan kelenjar tiroid. Senyawa yang paling umum adalah iodida dari natrium dan kalium (KI), juga senyawa iodatnya (KIO3).  Kekurangan iod dapat menyebabkan penyakit gondok.

  • Penanganan

Penanganan  iod harus hati-hati, karena kontak dengan kulit dapat menyebabkan luka; uap iod sangat iritan terhadap  mata dan membran berlendir. Konsentrasi iod di udara yang masih diizinkan adalah 1 mg/m3 (selama viii jam kerja per hari-forty jam seminggu).

  • Kegunaan

Senyawa iod sangat penting dalam kimia organik dan sangat berguna dalam dunia pengobatan. Iodida dan tiroksin yang mengandung iod, digunakan sebagai obat, dan sebagai larutan KI dan  iod dalam alkohol digunakan sebagai pembalut luar. Kalium iodida juga digunakan dalam fotografi. Warna biru tua dengan larutan kanji merupakan karakteristik unsur bebas iod.

Bromin
November 10, 2009

Posted by halogengroup in Uncategorized.

4 comments

BROMIN

Nomor cantlet (Z) 35
Konfigurasi elektron [Ar]3d¹⁰4s²4p⁵
Massa atom eighty
Wujud zat cair
Warna Merah kecoklatan
Titik beku (C) -7
Titik didih (C) 59
Kerapatan (g/cm3) 3,12
Kelarutan dalam air (m/ml) 42
Energi pengionan pertama (kJ/mol) 1140
Afinitas elektron (kJ/mol) -325
Keelektronegatifan (skala Pauling) 2,8
Potensial reduksi standar (volt)

X2
+ 2e

2X

i,06
Jari-jari atom (pm) 115
Jari-jari kovalen (Å) one,14
Jari-jari ion (X) (Å) 1,82
Energi ikatan X-X (kJ/mol) 193
  • Sejarah

Ditemukan oleh Balard pada tahun 1826, tapi belum dapat dipisahkan secara kuantitatif  hingga 1860.
Brom
(Yunani:
βρωμος, brómos), adalah unsur kimia pada tabel periodik yang memiliki simbol
Br
dan nomor atom 35. Unsur dari deret kimia halogen ini berbentuk cairan berwarna merah pada suhu kamar dan memiliki reaktivitas di antara klor dan yodium. Dalam bentuk cairan, zat ini bersifat korosif terhadap jaringan sel manusia dan uapnya menyebabkan iritasi pada mata dan tenggorokan. Dalam bentuk gas, brom bersifat toksik.

  • Sifat-sifat
Baca :   Sebuah Tali Yang Panjang Salah Satu Ujungnya Digetarkan Secara Kontinu

Brom adalah satu-satunya unsur cair non logam. Sifatnya berat, mudah bergerak, cairan berwarna coklat kemerahan, mudah menguap pada suhu kamar menjadi uap merah dengan bau yang sangat tajam., menyerupai klor, dan memiliki efek iritasi pada mata dan tenggorokan. Brom mudah larut dalam air atau karbon disulfida, membentuk larutan berwarna merah, tidak sekuat klor tapi lebih kuat dari iod. Dapat bersenyawa dengan banyak unsur dan memiliki efek pemutih. Ketika brom tumpah ke kulit, akan menimbulkan rasa yang amat pedih. Brom mengakibatkan bahaya kesehatan yang serius, dan peralatan keselamatan kerja harus diperhatikan selama menanganinya.

Banyak brom yang dihasilkan Amerika Serikat digunakan dalam produksi etilen dibromida, komponen pembuatan bensin bersenyawa timbal yang anti-ketukan. Namun karena timbal dalam bensin merusak lingkungan, berarti hal ini akan mempenngaruhi produksi brom di masa yang akan datang.

  • Kegunaan

Brom digunakan untuk desinfektan, zat tahan api, senyawa pemurni air, pewarna, obat, pembersih sanitasi, bromida anorganik untuk fotografi (Perak bromida (AgBr)) dan lain-lain. Bromida organik juga sama pentingnya.

Kegunaannya yang lain di antaranya : Natrium bromida (NaBr) sebagai obat penenang saraf, Metil bromida (CHiiiBr) zat pemadam kebakaran, dan Etilen dibromida (CtwoH4Brtwo) ditambahkan pada bensin untuk mengubah Pb menjadi PbBr2
.

Klorin
November x, 2009

Posted by halogengroup in Uncategorized.

i annotate so far

Nomor atom (Z) 17
Konfigurasi elektron [Ne]3s²3p⁵
Massa cantlet 35,5
Wujud zat gas
Warna Hijau kekuningan
Titik beku (C) -101
Titik didih (C) -35
Kerapatan (m/cm3) 3,21 x 10¯³
Kelarutan dalam air (thousand/ml) xx
Energi pengionan pertama (kJ/mol) 1251
Afinitas elektron (kJ/mol) -349
Keelektronegatifan (skala Pauling) 3,0
Potensial reduksi standar (volt)

X2
+ 2e

2X

i,36
Jari-jari atom (pm) 99
Jari-jari kovalen (Å) 0,99
Jari-jari ion (X) (Å) ane,67
Energi ikatan 10-X (kJ/mol) 242
  • Sejarah

Ditemukan oleh Scheele pada tahun 1774 dan dinamai oleh Davy pada tahun 1810. Klorin ditemukan di alam dalam  keadaan berkombinasi dengan gas Cl₂, senyawa dan mineral seperti Karnalit dan silvit.

  • Sifat-sifat

Gas klorin berwarna kuning-kehijauan, dapat larut dalam air, mudah bereaksi dengan unsur lain. Klorin dapat mengganggu  pernapasan, merusak selaput lendir dan dalam wujud cairnya dapat membakar kulit. Klorin  tergolong dalam grup unsur halogen (pembentuk garam) dan diperoleh dari garam klorida dengan mereaksikan zat oksidator atau lebih sering dengan proses elektrolisis. Merupakan gas berwarna kuning kehijauan  dan dapat bersenyawa dengan hampir semua unsur. Pada suhu 10oC,  satu volume air dapat melarutkan three.10 book klorin, sedangkan pada suhu thirtyoC hanya one.77 volume.

  • Penanganan


Klorin  mengiritasi sistem pernapasan. Bentuk gasnya mengiritasi lapisan lendir dan bentuk cairnya bisa membakar kulit. Baunya dapat dideteksi pada konsentrasi sekecil three.5 ppm dan pada konsentrasi grand ppm berakibat fatal setelah terhisap dalam-dalam.  Kenyataannya, klorin digunakan sebagai senjata kimia pada perang gas di tahun 1915. Terpapar dengan klorin tidak boleh melebihi 0.5 ppm selama 8 jam kerja sehari-40 jam per minggu.

  • Kegunaan

Klorin digunakan secara luas dalam pembuatan banyak produk sehari-hari. Klorin digunakan untuk menghasilkan air minum yang aman hampir di seluruh dunia. Bahkan, kemasan air terkecil pun sudah terklorinasi.

Klorin juga digunakan secara besar-besaran pada proses pembuatan kertas, zat pewarna, tekstil, produk olahan minyak bumi, obat-obatan, antseptik, insektisida, makanan, pelarut, cat, plastik, dan banyak produk lainnya.

Kebanyakan klorin diproduksi untuk digunakan dalam pembuatan senyawa klorin untuk sanitasi, pemutihan kertas, desinfektan, dan proses tekstil. Lebih jauh lagi, klorin digunakan untuk pembuatan klorat, kloroform, karbon tetraklorida, dan ekstraksi brom.

Kimia organik sangat membutuhkan klorin, baik sebagai zat oksidator maupun sebagai  subtitusi, karena banyak sifat yang sesuai dengan yang diharapkan dalam senyawa organik ketika klor mensubtitusi hidrogen, seperti dalam salah satu bentuk karet sintetis.

Flourin
November 10, 2009

Posted by halogengroup in Uncategorized.

7 comments

Nomor cantlet (Z) nine
Konfigurasi elektron [He]2s²2p⁵
Massa cantlet nineteen
Wujud zat gas
Warna Kuning muda
Titik beku (C) -220
Titik didih (C) -188
Kerapatan (yard/cm3) 1,69 x ten¯³
Kelarutan dalam air (g/ml) Bereaksi
Energi pengionan pertama (kJ/mol) 1681
Afinitas elektron (kJ/mol) -328
Keelektronegatifan (skala Pauling) iv,0
Potensial reduksi standar (volt)X2
+ 2e

2X
two,87
Jari-jari atom (pm) 72
Jari-jari kovalen (Å) 0,64
Jari-jari ion (X) (Å) 1,xix
Energi ikatan X-X (kJ/mol) 155
  • Sejarah

Pada tahun 1529, Georigius Agricola menggambarkan penggunaan senyawa fluorspar sebagai penjejak aliran dalam tubuh, dan pada awal tahun 1670, Schwandhard menemukan bahwa gelas teretsa ketika terpapar dengan fluorspar yang diberi asam. Scheele dan banyak ahli lainnya, termasuk Davy, Gay-Lussac, Lavoisier, dan Thenard bereksperimen dengan asam fluorida, dan beberapa eksperimen berakhir dengan tragis. Fluorin akhinya bisa diisolasi pada tahun 1886 oleh Moissan setelah  berusaha selama hampir 74 tahun.

  • Sifat-sifat

Fluorin adalah unsur yang paling elektronegatif dan reaktif bila dibandingkan dengan semua unsur. Dalam bentuk gas merupakan molekul diatomik (F₂), berwarna kuning pucat, gas korosif, bereaksi dengan banyak senyawa organik dan anorganik. Logam, kaca, keramik, karbon, bahkan air terbakar dalam fluorin dengan nyala yang terang. Adanya komponen fluorin dalam air minum melebihi 2 ppm dapat menimbulkan lapisan kehitaman pada gigi.

Setelah Perang Dunia II, tidak ada produksi unsur fluorin secara massal. Proyek bom nuklir dan penerapan energi nuklir, telah membuat fluorin harus dibuat dalam jumlah besar.

  • Penanganan


Unsur fluor dan ion fluorida sangat beracun. Unsur bebasnya memiliki karakteristik bau yang tajam, bisa dideteksi dalam konsentrasi serendah 20 ppb, yakni di bawah tingkat keamanan bekerja. Konsentrasi yang diperbolehkan untuk paparan selama eight jam kerja adalah i ppm.

Fluor adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodik yang memiliki lambang F dan nomor atom 19. Namanya berasal dari bahasa Latin fluere, berarti “mengalir”. Dia merupakan gas element of group vii univalen beracun berwarna kuning-hijau yang paling reaktif secara kimia dan elektronegatif dari seluruh unsur. Dalam bentuk murninya, dia sangat berbahaya, dapat menyebabkan pembakaran kimia parah begitu berhubungan dengan kulit.

  • Kegunaan

Fluorin  dan senyawanya digunakan dalam memproduksi uranium (dari heksafluorida) dan lebih dari 100 senyawa fluorin komersial, termasuk plastik untuk suhu tinggi. Asam fluorida mengetsa kaca lampu pijar. Reaksi : CaSiO3
+ 8HF → H2SiF6
+ CaFii
+ 3H2O. Fluor hidrokarbon  [Freon-12 ( CFiiClii
)] digunakan besar-besaran dalam pendinginan udara di kulkas dan Air-conditioning.

Keberadaan fluorin sebagai senyawa fluorida yang mudah larut dalam air minum melebihi 2 ppm dapat menyebabkan bercak pada lapisan electronic mail gigi, bila terkonsumsi oleh anak-anak dengan gigi permanen. Meski demikian, dalam  jumlah yang lebih sedikit, fluorin dapat mencegah lubang gigi. Bahan yang dicampurkan dalam pasta gigi adalah Natrium heksafluoroksilikat ( Na₂SiF6
).

Flourin juga berguna untuk mengawetkan kayu (Natriun fluorida (NaF)), sebagai insulator (Belerang hexafluorida (SF6)), sebagai bahan pelarut dalam pengolahan bahan alumunium (Kliorit (Na3AlFsix)), sebagai bahan pada peralatan mesin (Teflon), dan sebagainya.

Unsur fluorin  juga telah dipelajari sebagai bahan bakar roket karena nilai daya dorong yang sangat luar biasa.

Urutan Kekuatan Asam Senyawa Oksihalida Adalah

Source: https://inspirehalogen.wordpress.com/2009/11/

Check Also

Fpb Dari 36 72 Dan 90

Fpb Dari 36 72 Dan 90 A link has directed you lot to this review. …