Sejarah Bahasa Melayu Menjadi Bahasa Indonesia

Sejarah Bahasa Melayu Menjadi Bahasa Indonesia

Diorama Kongres Sumpah Pemuda II di Museum Sumpah Pemuda di Jakarta, Ahad, 20 Oktober 2022. Bangunan museum ini terletak di Jalan Kramat Raya 106, dan menjadi tempat dibacakannya Sumpah Pemuda, 90 tahun lalu. TEMPO/Muhammad Hidayat.



TEMPO.CO
,

Jakarta

– Bahasa Indonesia menjadi salah satu pilar persatuan dari hasil Sumpah Pemuda 1928, namun dalam prosesnya harus melalui perdebatan mengenai penamaan dan kemiripan dengan bahasa Melayu.

Baca :   Naon Bedana Carita Pondok Jeung Dongeng

Menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan hingga sekarang bukan perkara yang mudah. Pasalnya pada penentuannya menemui perdebatan alot.

Kemiripan antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu menjadi salah satu faktornya. Hingga akhirnya pada Kongres Pemuda Kedua 1928 Bahasa Indonesia diikrarkan menjadi bahasa nasional dan bahasa persatuan.

Pada Kongres Pemuda Pertama pada 1926, kongres menggunakan bahasa Belanda sehingga muncul pembahasan bahasa persatuan. Saat itu Muhammad Yamin membahas masa depan bahasa-bahasa Indonesia dan kesusastraannya. Ia menyatakan bahwa hanya ada dua bahasa yang berpotensi untuk menjadi bahasa persatuan, Melayu dan Jawa.

Dalam Majalah Tempo Edisi 27 Oktober 2012, disebutkan Yamin berpendapat bahwa Bahasa Melayu lebih berpotensi berkembang menjadi bahasa persatuan. Pendapat itu diamini oleh Djamaludin, namun Tabrani menentang.

“Bukan saya tidak menyetujui pidato Yamin. Jalan pikiran saya ialah tujuan bersama, yaitu satu nusa, satu bangsa, satu bahasa,” ujar Tabrani dalam 45 Tahun Sumpah Pemuda.

Tabrani mengungkapkan pemikirannya, “Kalau nusa itu bernama Indonesia, Bangsa itu bernama Indonesia, maka bahasa itu harus disebut bahasa Indonesia dan bukan bahasa Melayu, walaupun unsur-unsurnya Melayu”. Pendapat ini juga diterima oleh Yamin dan Djamaludin.

Pembahasan mengenai bahasa persatuan tidak menemui ujung pada Sumpah Pemuda Pertama dan dilanjutkan pada Kongres Pemuda Kedua. Namun saat kongres kedua Tabrani dan Djamaludin tidak dapat hadir lantaran sedang di luar negeri, seperti yang ditulis dalam Majalah Tempo Edisi 27 Oktober 2012.

Pada kongres kedua, 28 Oktober 1928 disebutkan oleh Ajip Rosidi seorang sastrawan dan peneliti bahasa bahwa tidak ada polemik yang berlarut mengenai penggunaan bahasa Indonesia yang awalnya bahasa Melayu sebagai bahasa persatuan meski yang memakai tidak sebanyak Jawa dan Sunda dalam Sumpah Pemuda.

Baca :   Sebutkan Tiga Contoh Disiplin Di Sekolah

TATA FERLIANA

Baca juga:
Sejarah Rumah Kramat Raya 106 Milik Sie Kok Liong Tempat Ikrar Sumpah Pemuda






Rekomendasi Berita

Titiek Puspa Ungkap Keinginan yang Belum Tercapai di Ulang Tahun ke-85

8 hari lalu


Titiek Puspa Ungkap Keinginan yang Belum Tercapai di Ulang Tahun ke-85

Titiek Puspa mengatakan bahwa ia ingin semua anak Indonesia bisa mendapatkan pendidikan dasar yang layak.

Timnas Indonesia Juara Umum Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022, Ini Nama-nama Atlet Peraih Medali

8 hari lalu


Timnas Indonesia Juara Umum Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022, Ini Nama-nama Atlet Peraih Medali

Timnas Wing Chun Indonesia berhasil membawa pulang gelar juara umum dalam Kejuaraan Wing Chun Dunia 2022 di Hong Kong pada Ahad, 30 Oktober 2022.

Wakil Wali Kota Tangerang Tutup Sedasi Vobes, Luar Biasa Semangat Anak Muda

10 hari lalu


Wakil Wali Kota Tangerang Tutup Sedasi Vobes, Luar Biasa Semangat Anak Muda

Wakil Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan kegiatan Semangat Pemuda Inspirasi (Sedasi) Vibes menyatukan pemuda dari berbagai daerah.

Gus Muhaimin: Kaum Muda Adalah Energi Perubahan Bangsa

11 hari lalu


Gus Muhaimin: Kaum Muda Adalah Energi Perubahan Bangsa

Sumpah Pemuda harus menjadi momentum bagi setiap angkatan muda untuk terus meningkatkan kualitas diri.

Biola WR Supratman Dipegang Konsultan, Pengelola Museum Sumpah Pemuda Akui Lalai

11 hari lalu


Biola WR Supratman Dipegang Konsultan, Pengelola Museum Sumpah Pemuda Akui Lalai

Pengelola Museum Sumpah Pemuda mengakui ada kelalaian sehingga seorang konsultan bisa memegang biola milik WR Supratman

Baca :   Apa Yang Dimaksud Dengan Titik Akhir Titrasi

Luhut Cerita Perjalanannya Membantu Jokowi: Tidak Pernah Saya Bayangkan

12 hari lalu


Luhut Cerita Perjalanannya Membantu Jokowi: Tidak Pernah Saya Bayangkan

Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan dirinya begitu bangga melihat ratusan anak muda memperingati hari sumpah pemuda.

Semangat Sumpah Pemuda, Tiktok Hadirkan Tiktok For Your Stage Malam Ini

12 hari lalu


Semangat Sumpah Pemuda, Tiktok Hadirkan Tiktok For Your Stage Malam Ini

TikTok For You Stage akan dimeriahkan oleh berbagai kreator yang telah menghiasi layar FYP berkat konten kreatifnya seperti Jill Gorden.

Mengapa WR Supratman Diburu Belanda Setelah Kongres Pemuda?

12 hari lalu


Mengapa WR Supratman Diburu Belanda Setelah Kongres Pemuda?

WR Supratman memiliki peranan penting dalam pelaksanaan Kongres Pemuda II pada Oktober 1928 yang kemudian dikenal Sumpah Pemuda.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ajak Mahasiswa Sebarkan Moderasi Beragama

12 hari lalu


Kapolri Listyo Sigit Prabowo Ajak Mahasiswa Sebarkan Moderasi Beragama

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan Indonesia terus mengalami tantangan setelah merdeka, seperti upaya mengganti Pancasila dan NKRI.

Pesan Mas Dhito Saat Peringati Sumpah Pemuda

12 hari lalu


Pesan Mas Dhito Saat Peringati Sumpah Pemuda

Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94 Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengajak kaum muda untuk peduli dalam membangun bangsa.

Sejarah Bahasa Melayu Menjadi Bahasa Indonesia

Source: https://nasional.tempo.co/read/1522240/kronologi-bahasa-melayu-berubah-menjadi-bahasa-indonesia-pada-sumpah-pemuda

Artikel Terkait

Leave a Comment