Reproduksi Aseksual Bintang Laut Berlangsung Dengan Cara

Reproduksi Aseksual Bintang Laut Berlangsung Dengan Cara

Pada materi 3 ini Anda akan mempelajari tentang  klasifikasikan filum Echinodermata :

Terdapat sekitar 600 species Echinodermata, berdasarkan bentuk tubuhnya  terbagi menjadi  lima kelas yaitu :

  • Kelas Asteroidea

  • Kelas Ophiuroidea

  • Kelas Echinoidea

  • Kelas Crinoidea

  • Kelas Holothuroidea

  • Kelas Asteroidea

Disebut juga bintang laut karena bentuknya seperti bintang dengan lima lengan yang besar. Hidup didasar perairan laut. Tubuh dengan diameter 10 -20 cm. tubuh permukaan bawah disebut oral,  terdapat mulut, dan tubuh permukaan atas disebut aboral  terdapat anus yang berdekatan dengan madreporit serta alat kelamin.Permukaan bagian bawah lengan itu memiliki kaki tabung, yang masing-masing dapat bertindak seperti cakram penyedot. Pada setiap ujung lengan terdapat tentakel berbintik merah. Bintang laut merupakan karnivora yang memakan hewan invertebrata lain, ikan, dan bangkai.


Bintang laut

Bintang laut dan beberapa Echinodermata mampu melakukan regenerasi yang tinggi, bintang laut dapat menumbuhkan kembali lengan yang hilang, dan bahkan dengan patahan lengan yang mengandung madreporit dapat tumbuh bintang laut secara utuh.

Pencernaan sempurna terdapat di sekujur tubuh, memiliki mulut dan anus, urutannya: mulut



kerongkongan pendek



lambung kardiak (muka) dan pilorus (belakang)



usus



anus.

Bintang laut bereproduksi seksual. Reproduksi secara seksual terjadi melalui pembuahan sel telur oleh sperma yang terjadi secara eksternal (di air). Hasil pembuahannya akan tumbuh menjadi larva mikroskopis yang lengannya bersillia, disebut pluteus. Pleteus kemudian mengalami metamorfosis menjadi bentuk seperti bintang laut.

Contoh

Asteroidea
, antara lain

Luidia magnifica

(hampir punah),

Asterias forbesi
,

Linckia laevigata
, dan

Astropecten polyacanthus
.


Bintang mengular

Ophiruoidea

(Yunani, ophio=ular) adalah

Ehchinodermata

yang berbentuk bintang pisin pusat kecil (1-3 cm) dan memiliki lima lengan yang panjang dan langsing, yang terkadang bercabang-cabang. Ophiruoidea disebut sebagai bintang mengular. Kaki tabung pada

Ophiuroidea

tidak memiliki ampula dan alat pengisap. Madreporit terletak di bagian oral.

Ophiuroidea

memiliki mulut dibagian oral tetapi tidak memiliki anus. Sisa pencernaan makanan dimuntahkan (dikeluarkan) melalui mulut. Ophiuroidea mencari makanan pada malam hari, berupa hewan kecil yang hidup maupun yang mati.

Baca :   Peran Agus Salim Dalam Bidang Diplomasi Bangsa Indonesia Dimulai Sejak

Lengan Ophuroidea rapuh dan mudah putus, tetapi akan segera tumbuh lengan baru. Alat reproduksi bersifat gonokoris dan pembuahan terjadi eksternal menghasilkan larva berbentuk simetri bilateral yang berenang bebas. Ada pula

Ophuroidea

yang memiliki kantong pengeraman sehingga larva tidak bisa berenang bebas. Contoh Ophuriodea antara lain

Ophiothrix fragilis
,

Ophiomyxa
, dan

Gorgonocephalus
.


bulu babi atau dolar pasir

Echinoidea dikenal sebagai bulu babi atau dolar pasir. Echinoidea memiliki bentuk tubuh bulat seperti bola atau pipih bundar seperti uang logam. Echinoidea tidak memiliki lengan namun mempunyai duri-duri yang dapat digerakkan. Echinoidea bergerak dengan kaki tabung dan duri-duri. Pada Echinoidea, osikula (pelat kapur) di bawah epidermis menyatu sehingga membentuk tempurung yang keras. Pada umumnya, Echinoidea memiliki dua macam duri, yaitu duri panjang dan duri pendek. Ada kalanya duri panjang memiliki ujung runcing, di dalam berlubang dan rapuh. Pada spesies tertentu, duri megandung racun untuk pertahanan diri, misalnya pada Asthenosoma. Di antara duri-duri terdapat pediselaria dengan tiga gigi.

Sistem pencernaan Echinoidea lengkap, meliputi mulut, esophagus, lambung, usus yang panjang dan melingkar, rektum, dan anus. Mulut memiliki gigi yang tajam dan kuat. Anus, lubang genital, dan madeporit terletak di bagian aboral. Echinoidea memakan ganggang, hewan-hewan kecil, bangkai, dan sisa-sisa bahan organic.

Echinoidea bereproduksi secara seksual dengan alat kelamin gonokoris atau bersifat diesis. Echinoidea memiliki daya regerasi tinggi sehingga dapat memperbanyak diri secara generatif. Pembuahan sel telur oleh sperma terjadi secara eksternal dan menghaslkan larva ekinopluteus yang berbentuk simetri bilateral. Larva kemudian turun ke substrat dan metamorfosis menjadi anak Echinoidea yang berbentuk simetri bilateral. Ada pula Echinoidea yang mengerami telurnya. Umur bulu babi dapat mencapai 30 tahun.

Baca :   Sebutkan 10 Nama Tumbuhan Dan Cara Berkembang Biak

Terdapat sekitar 950 spesies Echinoidea yang teridentifikasi, antara lain sebagai berikut.

  • Bulu babi, misalnya Cidaris dan Diadema.

  • Bulu babi jantung, tubuh berbentuk oval agak panjang, misalnya Spatangus, Meoma ventricosa, dan Echinocardium flavescens.

  • Dolar pasir, tubuh pipih dan bundar, misalnya Clypeaster  dan Fibularia.


Lilia laut

Crinoidea dikenal sebagai lilia laut karena bentuk tubuhnya bertangkai mirip bunga lili. Ada yang tidak bertangkai dan disebut bintang bulu, karena lengan-lengannya seperti bulu unggas. Pada umumnya, Crinoidea berwarna merah-ungu. Crinoidea hidup di daerah pasang surut hingga kedalaman 4.000 m. Lili laut hidup di laut yang dalam, sedangkan binatang bulu hidup di laut dangkal.

Tubuh Crinoidea terdiri atas kelopak (kaliks) berbentuk mangkuk kecil dari pelat-pelat kapur dan lima buah lengan yang bagian pangkalnya bercabang sehingga tampak berjumlah 10 lengan atau lebih. Lili laut memiliki tangkai panjang hingga mencapai 1 m, beruas-ruas, terkadang memiliki sirus (kuncir), dan berhubungan dengan kaliks. Tubuh Crinoidea memiliki daya regenerasi yang besar.

Mulut terletak di bagian oral yang dikelilingi lengan. Bagian oral menghadap ke atas. Sisa pencernaan dibuang melalui anus yang terletak di bagian oral. Sistem saluran air sangat sederhana. Crinoidea tidak memiliki madreporit maupun ampula sehingga gerakan kaki tabung dikendalikan oleh kontraksi saluran cincin yang dilengkapi serat otot melingkar.

Reproduksi Crinoidea terjadi seara seksual dan bersifat gonokoris. Pembuahan terjadi secara eksternal dan telur dilekatkan pada pinula(cabang-cabang kecil lengan). Telur menetas menjadi larva vitellariayang tidak makan dan berenang bebas. Selanjutnya, larva melekat pada substrat, bermetamorfosisi menjadi larva pentakrinoid yang bertangkai, dan tumbuh hingga dewasa.

Contohnya  lili laut (Ptilocrinus pinnatus) dan bintang bulu (Antedon bifida dan Antedon loveni).


Mentimun laut

Holothuroidea

dikenal sebagai mentimun (sea cucumber) laut atau tripang, sepintas tidak terlihat mirip dengan Echinodermata yang lain, tidak memiliki duri dan endoskeleton tidak tampak karena telah tereduksi. Tubuh mentimun laut memanjang sepanjang sumbu oral sampai aboral sehingga memberikan bentuk mentimun seperti namanya. Tubuh bulat memanjang tertutupi oleh kulit yang berkutikula dan tidak bersilia.

Baca :   Soal Pts Tema 8 Kelas 4

Namun setelah diteliti ternyata pada tubuhnya terdapat lima baris kaki ambulakral (kaki tabung) yang merupakan bagian dari sistem pembuluh air yang hanya terdapat pada filum echinodermata. Kaki ambulakral yang terdapat di sekitar mulut dikembangkan menjadi tentakel yang digunakan untuk makan yang biasanya berjumlah 10 – 30 buah. Sementara itu terdapat dua baris kaki ambulakral di bagian dorsal yang digunakan untuk bernapas dan tiga baris kaki ambulakral di bagian ventral yang digunakan untuk bergerak, alur kaki ambulakral ini tertutup dan madreporitnya terdapat pada rongga tubuhnya.

Holothuroidea

merupakan golongan hewan yang terkenal karena dapat digunakan sebagai bahan makanan untuk sup atau dibuat kerupuk, dengan kata lain hewan ini bisa dimakan. Holothuroidea tersebar luas di seluruh dunia dan dapat ditemukan mulai dari zona pasang surut sampai di kedalaman laut, hewan ini biasanya mengubur diri di dalam lumpur atau pasir dengan menampakan bagian akhir dari tubuhnya dan saat tersentuh tubuhnya akan mengkerut.

Beberapa jenis dari kelas ini mempunyai alat pertahanan tubuh yang disebut cuverian, holothuroidea juga memiliki daya regenerasi yang tinggi. Sistem respirasinya disebut pohon respirasi, dinamakan demikian karena sistem tersebut terdiri dari dua saluran utama yang bercabang pada rongga tubuhnya dimana keluar masuknya air melalui anus.

Saluran pencernaan pada holothuroidea panjang dan berliku-liku, reproduksinya yaitu dengan kelamin terpisah. Contoh spesies holothuroidea adalah Holothuria atra (Teripang hitam), Cucumaria sp, Thyone sp, Holothuaria scabra (Teripang putih).

Reproduksi Aseksual Bintang Laut Berlangsung Dengan Cara

Source: https://sumber.belajar.kemdikbud.go.id/repos/FileUpload/Bio%20Echinodermata-ns/Topik-3.html

Artikel Terkait

Leave a Comment