Nilai Modus Dari Data Yang Disajikan Dalam Histogram Berikut Adalah

Nilai Modus Dari Data Yang Disajikan Dalam Histogram Berikut Adalah.

Hallo Sahabat rumushitung.com semuanya, terimakasih atas kunjungannya di bahan kami. Pada kesempatan kali ini kami merangkum secara teladan tentang materi
ukuran pemusatan data
 meluputimean, median, dan modus yang mungkin bisa membantu sahabat rumushitung.com buat mempelajari materi tersebut atau membantu berbuat PR dari Temperatur dan yang lainnya. Okeyy serampak saja kita pahami dan kita kenal terlebih dahulu materi tersebut.

Mean

Mean yakni nilai umumnya berpangkal hasil penjumlahan seluruh data nan kemudian dibagi dengan banyaknya data nan ada. Mean lebih singkatnya disebut umpama kredit lazimnya berpangkal jumlah data yang ada. Kerjakan mencari nilai Mean (rata-rata) dapat diperoleh dengan menunggangi rumus:

Mean untuk Data Individual

Data partikular merupakan data yang belum dikelompokkan ke dalam papan bawah interval. Untuk mencari nilai mean data tunggal boleh diperoleh dengan memperalat rumus:

Wara-wara:

X̄ = Meres berusul suatu data

Xi
= Kredit data pertama

X2
= Skor data kedua

X3
= Nilai data ketiga

Xn
= Nilai data selanjutnya

n   = Banyak data nan ada

Hipotetis Soal:

Berpokok hasil ulangan matematika inferior VI SD 03 Karangjati yang terdiri berpangkal 12 murid diperoleh nilai 10,10,10,9,5,8,8,8,7,10,9,9. Tentukan nilai Mean nya!

Jawab:

Jadi, nilai Mean hasil ulangan ilmu hitung siswa inferior VI SD Karangajati yaitu 8,58

Mean untuk Data Kerubungan

Data kelompok adalah data nan sudah dikelompokkan ke dalam papan bawah interval. Untuk mencari nilai Mean berpangkal data kelompok dapat diperoleh dengan menggunakan rumus:

Keterangan:

fi
= Frekuensi

Xi
= Nilai tengah

Poin paruh ialah jumlah nilai selokan atas dan comberan radiks dibagi 2

Pola Soal:

Diketahui suatu data bak berikut. Hitunglah skor Meannya!

Untuk mengejar Mean, terlebih dahulu kita harus mencari nilai tengahnya (Xi) terlebih silam kemudian dikalikan dengan frekuensi (fi).

Baca :   Berikut Merupakan Syarat Khusus Calon Kepala Daerah Di Papua Adalah

Berikut nilai paruh yang diperoleh

Jadi Nilai Mean dari data tabulasi diatas adalah 54,9

Median

Median adalah nilai paruh berbunga sebuah data yang sudah di urutkan berpunca jumlah terkecil sampai terbesar. Secara matematis median dilambangkan dengan Me nan bisa dicari menggunakan cara berikut.

Median Data Khusus

Jikalau,Median data khusus yang dicari dari jumlah data yang jumlahnya ganjil bisa dicari menggunakan rumus berikut.

Kalau, Median data individual nan dicari dari  jumlah data nan jumlahnya genap dapat dicari menggunakan rumus berikut.

Maklumat:

Derita = Median

cakrawala    = Jumlah data

x     = Kredit data

Contoh Cak bertanya:

Median Data Gasal

Mulai sejak 7 bani adam anak medium menghitung pensil corak yang dipunyainya. Setelah dihitung total potlot rona mereka merupakan 3,8,5,7,6,4,4. Median dari jumlah pensil corak tersebut adalah?

Jawab:

Karena kuantitas
data gangsal,maka penghitungan median yang digunakan ialah cara penghitungan median data gasal.

Dari hasil pembilangan di atas, diperoleh bahwa ,edian adalah X4. Untuk Mengetahui letak X3, maka data harus diurutkan nilainya lebih-lebih dahulu.

3,4,4,5,6,7,8

Berdasarkan hasil pengurutan maka median berpokok data di atas ialah 5.

Median Data Genap

Dari 10 siswa dalam satu kelas dijadikan dijadikan sampel dan dihitung tingginya. Hasil pengukuran tinggi jasmani dari ke-10 siswa tersebut merupakan 165,168,165,170,175,178,170,172,173, 178. Hitung median pecah data tinggi badan ke-10 siswa tersebut.

Jawab:

Karena kuantitas
data genap, maka penghitungan median berbunga panjang badan ke-10 siswa tersebut adalah seperti berikut.

penghitungan median data genap

Lakukan mengetahui letak X5 dan X6 lebih-lebih dahulu data harus diurutkan. Hasil pengurutan data tinggi badan siswa tersebut sebagai berikut.

165,165,168,170,170,172,173,175,178,178

Baca :   Berikut Latihan Dibawah Ini Yang Dapat Mengencangkan Otot Lengan Kecuali

Berdasarkan pengurutan data tinggi jasmani petatar tersebut diperoleh letak x5 pada nilai 170 dan x6 plong nilai 172. Dengan demikian enumerasi boleh dilanjutkan.

Jadi,
median berasal data tinggi tubuh pesuluh adalah 171

Median Data Gerombolan

Ingat.!!!!!Data kerumunan adalah data yang sudah lalu dikelompokkan ke kerumahtanggaan inferior interval. Untuk mencari nilai median semenjak data kelompok bisa diperoleh dengan memperalat rumus seperti berikut.

Takrif:

Me     = Median

xii      = Perenggan bawah median

n        = Jumlah data

fkii     = Frekuensi kumulatif data di pangkal kelas median

fi        = Frekuensi data pada kelas median

p        = Panjang interval kelas bawah

Lengkap Soal

Dari 26 murid SDN 03 Karangjati dijadikan percontoh dalam penelitian maka dari itu Dinas Kesehatan. Siswa nan sudah dipilih kemudian di timbang berat badannya. Hasil timbangan langka bodi disajikan dalam bentuk data berkelompok seperti berikut.

Hitung median berat bodi siswa nan dijadikan sampel!

Jawab

Untuk berburu poin Median nya, bahkan dahulu nan harus dilakukan merupakan cak menjumlah frekuensi kumulatif data. Penghitungan frekuensi kumulatif data dapat dilihat sreg diagram berikut.

Seterusnya menentukan nilai-nilai nan akan digunakan pada rumus.

Kuantitas data 26, sehingga mediannya terletak diantara data ke-13 dan 14. Data ke-13 dan 14 ini terdapat pada kelas interval ke-4 (61-65). Kelas Interval ke-4 ini bisa disebut sebagai kelas median.

Melalui informasi kelas median, bisa diperoleh batas bawah kelas median seperti mana 60,5. Kekerapan kumulatif sebelum papan bawah median ialah 9, dan kekerapan kelas median begitu juga 5. Mutakadim diketahui sekali lagi  bahwa tahapan kelas yang dimiliki sepanjang 5.

Secara matematis dapat diringkas sebagai berikut.

Baca :   Sebutkan Cara Untuk Mematikan Pelari Pada Permainan Softball

xii = 60,5

cakrawala = 26

fkii = 9

fi = 5

p = 5

Berusul angka-nilai tersebut dapat dihitung median dengan menggunakan rumus median data berkelompok.

Sehingga median jarang tubuh siswa ialah 64,5 Kg.

Modus

Modus merupakan skor data yang sering muncul. takdirnya privat suatu kelompok data memiliki memiliki lebih dari satu nilai data nan sering muncul, maka sekumpulan data tersebut n kepunyaan banyak modus. Sekelompok data yang mempunyai modus disebut bimodal, sementara itu sekelompok data yang n kepunyaan lebih dari dua modus disebut multimodal. Modus biasanya dilambangkan dengan

Mo.

Contoh Soal:

Modus Data Tunggal

Diketahui n domestik 1 kelas terletak 10 murid. dari 10 peserta tersebut kemudian dijadikan sampel lakukan diukur tinggi badannya. Berdasarkan hasil pengukuran diperoleh data tinggi badan pelajar 175,172,175,160,178,165,168,175,175,172. Tentukan modus berbunga rata tinggi bodi siswa tersebut.

Jawab:

Untuk mencari Modus berpunca data seperti diatas tidak perlu menggunakan rumus apapun. Nan perlu dilakukan ialah menghitung nilai data yang camar muncul. Dan dari semenjak nilai data175,172,175,160,178,165,168,175,175,172 yang sering unjuk adalah angka
175.

Modus Data Pasuk

Diketahui data pasuk sebagai halnya diagram dibawah ini.

Tabel frekuensi distribusi

Tentukan
Mo
berbunga data pada grafik diatas!

Jawab:

Modus dari data tabel diatas terletak pada interval inferior 8-10 karena kelas interval tersebut memiliki frekuensi terbanyak merupakan 11. Dari diagram diatas dapat diketahui

p

= 3

b

= 7,5

b
1

= fm – fm−1


= 11-6 = 5

b
2 =fm

– f

m+1

= 11-4 = 7

Dengan menggunakan rumus modus data bergerombol, maka modus data tersebut adalah

Mo = b+

= 7,5+

= 7,5+1,25

= 8,75


Nilai Modus Dari Data Yang Disajikan Dalam Histogram Berikut Adalah

Source: https://rumushitung.com/2018/07/18/ukuran-pemusatan-data-mean-median-dan-modus/

Check Also

Tibaning Swara Ing Pungkasaning Gatra Diarani

Tibaning Swara Ing Pungkasaning Gatra Diarani. Home / Jawa / Soal Tibaning swara ing pungkasaning …